Ketahui fakta soal amoeba pemakan otak bernama Naegleria Fowleri

Amoeba pemakan otak yang disebut Naegleria fowleri telah menjadi perhatian dunia karena kemampuannya untuk menyebabkan infeksi serius pada otak manusia. Organisme ini adalah amoeba bersel tunggal yang ditemukan di lingkungan air tawar seperti danau, sungai, dan kolam renang.

Naegleria fowleri dapat menyebabkan penyakit yang dikenal sebagai amoebic meningoencephalitis, yang merupakan infeksi langka namun sangat serius pada otak. Infeksi ini biasanya terjadi saat seseorang terpapar amoeba ini melalui hidung ketika berenang atau mandi di air yang terkontaminasi. Amoeba tersebut kemudian masuk ke otak melalui saraf penciuman dan menyebabkan peradangan otak yang cepat dan fatal.

Gejala infeksi Naegleria fowleri biasanya muncul dalam waktu 5 hingga 7 hari setelah terpapar, dan termasuk sakit kepala parah, demam, muntah, kejang, dan kehilangan kesadaran. Jika tidak segera diobati, infeksi ini dapat berakhir dengan kematian dalam waktu satu hingga dua minggu.

Untuk mencegah infeksi Naegleria fowleri, penting untuk menghindari perenang di air yang tidak bersih atau terkontaminasi, terutama di daerah dengan suhu air yang tinggi. Selain itu, penggunaan penutup hidung atau kacamata renang juga dapat membantu melindungi diri dari terpapar amoeba ini.

Meskipun infeksi amoeba pemakan otak ini sangat langka, penting bagi kita untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri sendiri dan orang yang kita sayangi. Dengan mengetahui fakta tentang Naegleria fowleri, kita dapat lebih waspada dan mengurangi risiko terkena infeksi yang serius ini.